Menjaga Kemuliaan Adat Leluhur
dalam Balutan Keanggunan Masa Kini
ByDaisy memahami bahwa pernikahan adat bukan sekadar seremonial visual, melainkan doa, restu orang tua, dan filosofi sakral yang diwariskan turun-temurun. Kami mengawal setiap detail tata krama prosesi tanpa mengurangi esensi luhur dan kenyamanan modern.

Adat Aceh Darussalam
Adat perkawinan Aceh menggabungkan hukum syariat Islam dengan kearifan lokal Reusam Adat. Setiap simpul upacara, dari ketukan sirih hingga butiran beras kuning peusijeuk, adalah perwujudan doa keselamatan batin, martabat keluarga, dan pengukuhan ikatan persaudaraan dua kubu besar.
Tahapan Prosesi Sakral yang Dampingi ByDaisy:
Peusijeuk (Tepung Tawar)
Ritual sakral percikan air sejuk berdaun dingin dan beras kuning sebagai permohonan keselamatan batin dan tolak bala.
Ba Ranub (Hantaran Sirih)
Pemberian sirih tersusun rapi berbalut sulaman kasab benang emas sebagai perintis tali silaturahmi dua keluarga.
Seumano Pucok
Penyucian lahir batin calon dara baro (pengantin wanita) diiringi lantunan zikir dan munajat doa restu orang tua.
Tueng Linto (Penyambutan Mempelai Pria)
Perarakan resmi mempelai pria ke pelaminan adat dengan naungan payung kuning kebesaran dan taburan beras kunyit.
Perpaduan Tradisi & Modernitas yang Sempurna
Punya konsep adat campuran (misal: Akad Adat Aceh & Resepsi International Ballroom)? Tim show director ByDaisy ahli dalam merajut alur acara tanpa tumpang tindih.